Kamis, 23 Januari 2014

Sejarah Lahirnya Database PostgreSQL, Database Open Source yang Berasal Dari Kampus

Posted by Putra Bumi On 01.33 1 comment

Artikel Menarik Lainnya:

Feature Media

Pertengahan 1996, nama Postgres95 sudah kadaluwarsa, maka lahirlah database PostgreSQL (baca : post-grés-kju-él), dengan label versus diawali dari angka 6. 0 (versus paling akhir dari Postgres/Berkeley yaitu 4. 2, serta Postgres95 dikira versus 5. x). Di sinilah, serta juga berlanjut di keluarga 7. 0–7. 1, banyak berlangsung penambahan dalam hal skalabilitas, feature, serta kecepatan untuk database open source ini. 

Walau demikian, perbaikan database open source ini berjalan tak dengan cara tiba-tiba, tetapi berangsur-angsur. Beberapa pengembangnya butuh terutama dahulu tetap butuh mengatur kode-kode lama serta kode yang belum seutuhnya dipahami. Sampai versus 6. 4 (1998) misalnya—di mana banyak ditambahkan feature baru seperti support ciri-ciri internasional, bahasa stored procedure baru, view, serta sebagian sintaks SQL tambahan—banyak berlangsung persoalan mengenai issue kestabilan pada database open source ini. 

Sebagian pengguna melaporkan menggerakkan sistem server database PostgreSQL yang lalu dengan cara misterius tiba-tiba mati tiada laporan apa-apa di log—alias crash. Beberapa yang lain melaporkan diskonek dengan cara acak. Serta beberapa lagi mengeluhkan kurang memuaskannya kemampuan database PostgreSQL. Juga ada pengguna yang membelot ke database MySQL. Periode ini adalah saat-saat yang cukup mencemaskan untuk popularitas database PostgreSQL. Misalnya, tengok saja www. phpbuilder. com/columns/tim20000705. php3 dimana Tim Perdue menceritakan bahwasanya di th. 1999, ia terpaksa berpindah ke database MySQL dalam membeangun SourceForge. Kemampuan database PostgreSQL terlampau tidak sama dengan database MySQL hingga pemakai setia database PostgreSQL ini mesti harus bertukar database open source yang lain. 

Versus 6. 5 menurut pengembang database PostgreSQL adalah babak baru pemahaman mereka pada total source code PostgreSQL sebagai database open source. Versus ini dapat dikatakan sebagai versus perbaikan bug yang utama ; terdapat beberapa bug seperti beragam masalah crash, kebocoran memori, serta kejanggalan/kekurangan pada sintaks SQL-nya diperbaiki. Diluar itu, di versus 6. 5 pada database open source ini ditambahkan MVCC oleh Vadim, yang punya potensi menambah kemampuan database PostgreSQL dengan cara penting. MVCC, atau Multi Version Concurrency Control, sama dengan InnoDB pada database MySQL dalam hal memberikan kekuatan database PostgreSQL yang menunjukkan kian lebih satu versus penampilan data untuk klien. Pergantian data yang di buat oleh klien yang tengah melakukan transaksi tak lagi tampak dahulu oleh klien lain sebelum saat transaksi dicommit. Hal Ini tentunya bisa menghindari locking yg tidak dibutuhkan. 

Versus 6. 5. x (1999, seri paling akhir dari 6. x) cukup sukses serta memuaskan untuk beberapa pemakainya. Tetapi tetap terdapat banyak kekurangan database PostgreSQL yang dirasakan mengganjal untuk beberapa orang. Kekurangan-kekurangan database open source ini makin lama diperbaiki di seri 7. x, serta menurut Bruce Momjian, di seri 7. 3 ia mengharapkan database PostgreSQL bakal seutuhnya layak serta sepadan dengan database komersial dalam hal feature utama. Satu terbatasnya yang paling menjengkelkan yakni ukuran data maksimum suatu field cuma 8–32KB. Ini mengakibatkan orang susah menaruh teks panjang atau gambar didalam database open source ini. Terbatasnya kemampuan database open source / database PostgreSQL ini pada akhirnya dihapuskan di 7. 1. Menambahkan feature utama yang lain diantaranya foreign key constraint (ditambahkan di 7. 0), write-ahead logging untuk penambahan keamanan serta kemampuan (7. 1), dan OUTER JOIN pada database open source yang kenal sebagai database PostgreSQL ini. Tetap ada lagi feature seperti replikasi yang gagasannya bakal ditambahkan sesudah database PostgreSQL versi 7. 2. 

Pemakai setia database PostgreSQL bisa berbangga dengan seri 7. x. Di seri ini database PostgreSQL mulai menantang database open source yang lain serta juga mengungguli database MySQL dalam hal kecepatan, terlebih di query-query kompleks serta pada keadaan load tinggi. Dalam artikelnya Tim Perdue melaporkan hasil benchmark database MySQL 3. 23 serta database PostgreSQL 7. 0 serta kesimpulannya yaitu : database PostgreSQL memanglah sudah jadi makin baik. Serta kecepatannya cukup mempesona. Database open source ini juga Stabil. 

Versi teranyar database PostgreSQL waktu artikel ini ditulis yakni 9.3. database PostgreSQL di kembangkan dengan siklus launching lebih kurang 4 bln.,. Sampai saat ini, diantara pengembang inti database PostgreSQL yang paling aktif diantaranya Thomas, Vadim, Tom Lane (AS), Tatsuo Ishii (Jepang), Hiroshi Inoue (Jepang), Philip Warner (Australia), serta Bruce Momjian (AS).

Apakah anda sudah mencoba untuk menggunakan database open source ini ? 

Creatif By : Putra Bumi | Tempat Pembelajaran Database

Terimah Kasih telah membaca artikel Sejarah Lahirnya Database PostgreSQL, Database Open Source yang Berasal Dari Kampus. Yang ditulis oleh Putra Bumi .Pada hariKamis, 23 Januari 2014.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di blog ilmu database.

Jika anda ingin sebarluaskan artikel ini, mohon sertakan sumber link asli. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Trimakasih

Tempat Pembelajaran Ilmu DatabaseTempat Pembelajaran Ilmu DatabaseTempat Pembelajaran Ilmu Database

1 komentar :

Posting Komentar